Jodoh

by - 10:21 PM


Percaya atau engga, pepatah ini emang bener. Gak akan ada yang bisa mengalahkan kuasa Allah. Apabila dikatakan Nya "Kun Fayakun, Maka Jadilah"

Beberapa temen seangkatan gue di SMP dan SMA udah ada yang nikah. Dan tadi gue baru menghadiri pernikahan sahabat SMP gue si puspita, salah satu anggota R2HTP. Dulu kita suka menerka-nerka, siapa diantara dari kita yang bakalan nikah duluan, ternyata gak nyangka banget puspit jadi orang pertama yang melepas masa lajangnya diantara kita. Dan sekarang masih menerka-nerka siapa yang akan megikuti puspita. Umur gue sekarang 19 tahun, dan temen gue yang nikah itu kira-kira umurnya 18 tahunan, nah ini yang dinamakan rizki. Allah telah menetapkan takdir rizki jodoh puspit untuk menikah diusia yang muda. Bahkan sebelumnya saat gue lulus SMA udah ada yang langsung nikah, terlepas dia nikah karena MBA (Married by Accident) atau tidak itu wallahualam. Intinya sih sahabat gue aja udah nikah, lah gue pacar aja sekarang ga punya -_____- Oke, silahkan mentertawakan kejombloan gue......


Setelah gue pikir-pikir jalan hidup yang kita tempuh emang beda, ada yang memang fokus untuk meraih mimpi dengan cara sekolah, kerja, ataupun menikah. Karena inti dari semuanya sama, BAHAGIA. Disini gue mulai merenung, terjadilah moment-moment flashback di benak gue. Dimana dulu kita pertama kali kenal jadi temen, momen-momen main dirumah gue, jalan bareng, main ke Mall abis lari dari Veldrum, dan sekarang kita udah punya kehidupan masing-masing. Gue duduk di bangku kuliah untuk gelar S1 gue, Tika yang kuliah sambil kerja, Rafiqa yang bentar lagi menyelesaikan D3nya, Rina yang lagi nunggu panggilan kerja lagi sambil kuliah, dan kini Puspita yang telah berumah tangga. Semua itu berlalu sangat cepat.

Dan sekarang keyakinan gue pun bertambah lagi kalau waktu terus berputar, meninggalkan jejak-jejaknya yang menjadi batu lompatan menuju masa depan. Dengan itu juga gue berpikir kalau pasti suatu saat gue juga bakal Menikah, menjalani kehidupan berumah tangga bersama suami dan anak-anak gue kelak. Mungkin untuk sekarang, jodoh gue sedang berlabuh di hati orang, entahlah. Yang penting gue percaya Allah udah netepin sesuatu yang baik buat gue. Terlepas dari itu semua, gue bukannya menentang nikah muda, gue punya target sendiri untuk urusan menikah, gue ingin menikah disaat kematangan akan kedewasaan gue. saat ini masih pikirin gimana cara membahagiakan orang tua, karena gue sendiri masih childish bgt, punya karir dulu, punya kerjaan dulu. Insya Allah semuanya nanti dilancarkan.Yaa tapi itu hanya rencana gue, kembali lagi pada urusan yang Maha Perencana diatas segala perencana, Allah SWT.


Wassalam,
Hani.

You May Also Like

0 comment