Aku mau menari lagi ma!

by - 11:13 AM

Pernahkah kalian merasa sangat merindukan suatu hal?
Lebih tepatnya hal yang dulu sering kalian lakukan.
Ya, kali ini aku tengah mengalaminya kawan. Merindukan hobi yang dulu begitu identik denganku. Menari. Aku rindu menari. Aku rindu mengenakan kain yang biasa aku gunakan saat latihan. Aku rindu memainkan sampur yang melilit di pinggangku. Aku rindu bagaimana memainkan perasaanku saat aku membawakan sebuah tarian, bagaimana ketika emosi kita beradu dengan karakter yang kita bawa dalam cerita tari tersebut. Aku rindu semuanya.


Sedikit flashback, aku akan menceritakan bagaimana awal aku menari.
Saat aku berusia 5th, beruntungnya aku memiliki mama yang sangat mendukung. mama memasukkan aku ke dalam  Sanggar Tari. Mungkin mama melihat bakatku menari ketika aku menari untuk perpisahan tk. Aku lupa apa nama sanggar tersebut, tapi tempat itu adalah tempat di mana aku berkenalan dengan tari untuk pertama kalinya. Bahkan sampai saat ini kaos seragam latihannya pun masih kusimpan.
Saat itu aku adalah anak kecil yg cukup mahir menarikan tari bali, sampai sering ditunjuk ketika ada lomba.

Tapi, ketika aku kelas 5sd, aku mendengar bahwa sanggar itu akan ditutup. aku merasa kecewa, tapi beruntungnya aku masih bisa menari karena di  sd ku ada ekskul tari. dan aku masih tetap menari ketika RT/RW ku mengadakan acara besar.
tapi sayangnya ketika aku smp aku tidak memilih ekskul tari karena waktunya bersamaan dengan ekskulku yg lain.
Sejak saat itu, itu adalah akhir cerita karir menariku. dan aku pun berhenti menari.
ketika aku melihat teman-teman disekolah menari. jujur aku iri. aku cukup jadi penikmat seni, aku cukup menonton dan harus merasa puas dengan melakukan itu. Sekali lagi, aku rindu menari..

Tapi saat SMA kelas 1 awal januari itu, ada keinginanku untuk kembali menari. ada rasa rindu.
lalu aku mencoba ikut ekskul Tatra (tari tradisional). sekian lama aku tidak menari membuat tubuhku kaku, dan tidak selentur dulu, ada perasaan dimana aku ingin sebaik mereka, toh dulu aku lebih baik darimu. tapi itu tidak bertahan lama. aku berhenti. karena ada sebuah tanggung jawab yg harus aku emban. dan aku berhenti menari lagi............
terakhir kali menari..

Pada saat mama menonton acara tv, mama melihat sanggar tari yg tidak jauh dari rumah. mama bertanya padaku, dan aku tersentak langsung menyetujuinya. aku senang. begitu pula dengan mama, mama sangat menyukai ketika aku menari.

aku mau mah, aku mau menari lagi! 

You May Also Like

0 comment